Desa yang berdiri sejak tahun 1924, kini menjadi salah satu sentra budidaya bunga dan pertanian terbaik di wilayah ini
Sejarah dan Perkembangan
Desa Wonokarang yang berada di Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, telah melalui perjalanan panjang sejak awal berdirinya. Pada masa lalu, pemimpin desa dikenal dengan sebutan Kalebhun dan Tenggi, sebelum akhirnya sesuai regulasi terbaru berganti menjadi Kepala Desa. Hingga saat ini, sudah enam Kepala Desa yang pernah memimpin dan turut membawa perubahan bagi kemajuan masyarakat Wonokarang.
Dengan luas wilayah ±100,87 hektar, Desa Wonokarang terbagi menjadi tiga dusun, yakni Dusun Karangwungu, Dusun Wonokoyo, dan Dusun Wonokayun. Letaknya yang strategis, sekitar 28 km dari pusat Kabupaten Sidoarjo, menjadikan desa ini berkembang pesat dalam bidang pertanian, UMKM, dan industri rumah tangga. Kehidupan sosial masyarakatnya pun sangat religius, mayoritas beragama Islam, serta tetap menjaga budaya dan tradisi lokal yang diwariskan secara turun-temurun.
Sejak adanya program Dana Desa pada tahun 2015, pembangunan infrastruktur di Wonokarang semakin pesat, mulai dari jalan desa, sarana umum, hingga fasilitas kesehatan dan pendidikan. Dengan dukungan gotong royong masyarakat serta kearifan lokal yang masih terjaga, Desa Wonokarang kini terus berkembang menjadi desa yang mandiri, religius, dan berdaya saing, sekaligus tetap mempertahankan jati dirinya sebagai desa yang kaya akan budaya dan nilai kebersamaan.
"Desa Wonokarang adalah rumah bagi kita semua, tempat dimana kebersamaan dan semangat gotong royong berkembang. Hingga prestasi-prestasi yang kami raih secara bersama."- DEBI SETIYO WANDONO.